Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita PolriTerkini

Polsek Sekayam Pastikan Personel dan Peralatan Siap Hadapi Ancaman Karhutla

17
×

Polsek Sekayam Pastikan Personel dan Peralatan Siap Hadapi Ancaman Karhutla

Sebarkan artikel ini

 

Crimehunternews-Sanggau,

Polda Kalbar melalui Polsek Sekayam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama musim kemarau 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui Apel Siaga Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla yang digelar di halaman Mapolsek Sekayam, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Apel dipimpin langsung Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P., didampingi Kanit Reskrim Ipda Ardian Trisno, S.H., serta diikuti para kepala unit dan seluruh personel Polsek Sekayam. Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk memastikan seluruh anggota memahami tugas dan siap merespons apabila muncul titik api maupun laporan masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolsek Sekayam meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Sekayam yang memasuki musim kemarau dengan curah hujan relatif rendah. Menurutnya, kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran apabila tidak diantisipasi melalui pemantauan dan pencegahan sejak dini.

“Kesiapsiagaan harus dimulai sebelum kebakaran terjadi. Setiap personel harus memahami wilayah tugasnya, mengetahui titik-titik yang berpotensi rawan dan mampu merespons setiap informasi masyarakat dengan cepat,” ujar AKP Sutikno, Sabtu (8/8).

Ia menginstruksikan personel untuk meningkatkan patroli di sejumlah kawasan yang memiliki potensi terjadinya Karhutla, termasuk kawasan hutan, lahan gambut, perkebunan dan lahan kosong. Setiap temuan di lapangan, baik berupa asap, titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, diminta segera dilaporkan secara berjenjang untuk dilakukan penanganan.

Selain patroli, peran Bhabinkamtibmas juga diperkuat melalui kegiatan sambang dan edukasi kepada masyarakat. Sosialisasi diarahkan kepada warga, kelompok tani hingga perusahaan perkebunan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang dapat memicu kebakaran dan menimbulkan dampak lebih luas.

“Pencegahan akan jauh lebih efektif apabila masyarakat dilibatkan sejak awal. Kami mengajak masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan. Jangan menunggu api muncul baru bergerak. Jika ada potensi kebakaran atau aktivitas yang berisiko menimbulkan api, segera informasikan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti,” katanya.

Dalam penanganan Karhutla, Polsek Sekayam juga mendorong penguatan koordinasi dengan TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Manggala Agni, perusahaan serta instansi terkait lainnya. Sinergi tersebut diperlukan agar setiap kejadian dapat ditangani secara cepat, tepat dan terpadu sesuai kondisi di lapangan.

Kapolsek turut mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kesehatan, disiplin dan soliditas selama melaksanakan tugas. Kesiapan personel harus berjalan beriringan dengan kesiapan sarana pendukung, termasuk kendaraan operasional, alat komunikasi dan peralatan pemadaman yang sewaktu-waktu dibutuhkan dalam kondisi darurat.

“Kita harus siap dari sisi personel maupun peralatan. Jangan sampai ketika terjadi keadaan darurat, ada sarana yang tidak berfungsi atau tidak siap digunakan. Karena itu, pengecekan harus dilakukan secara berkala dan setiap kekurangan segera dilaporkan,” tegas AKP Sutikno.

Usai apel, personel Polsek Sekayam melakukan pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla. Peralatan yang diperiksa antara lain mesin pompa air, mesin semprot, tangki semprot, selang, helm keselamatan, sepatu boot, masker respirator, gergaji mesin serta sejumlah perlengkapan pendukung lainnya untuk memastikan seluruhnya berada dalam kondisi baik dan siap digunakan.

Melalui Apel Siaga Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla tersebut, Polsek Sekayam menegaskan komitmennya untuk mengedepankan pencegahan, deteksi dini dan respons cepat terhadap setiap potensi kebakaran.

Dengan dukungan TNI, pemerintah, perusahaan dan masyarakat, upaya bersama diharapkan mampu meminimalkan risiko Karhutla sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Sekayam tetap aman dan kondusif selama musim kemarau 2026. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Example 300250
Penulis: Hms Res SguEditor: Blonk
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *