Cremehanternews.com –
Kelompok usaha Bersama satu, Desa Benawai Agung, Kecamatan Sukadana, di ketuai oleh M.Saunan dan beberapa anggota nya, mengusulkan permohonan ke dinas peternakan Kabupaten Kayong Utara,Kalimantan barat. pada Mei 2024 , sesuai Prosedur distanak.
Berjalan nya waktu Desember 2024 turun anggaran yang belum di ketahui sumbernya dari mana dan berapa nilai nya,tiba tiba dari dinas peternakan kabupaten menyerahkan kandang di sertai ayam petelur siap panen dan perlengkapan lain nya seperti pakan vitamin tempat air minum dan lain lain.
Eronis nya, ketua kelompok dan anggota nya tidak pernah di beritahu sebelum nya, dan penerima ayam petelur kandang serta barang barang lain nya di terima dan di kelola warga yang bukan anggota kelompok usaha Bersama satu, di sini jelas kami selaku anggota kelompok merasa tidak di hargai Kata M. Saunan, (4/9/2025)
“Lebih lanjut, Sata sekertaris kelompok usaha satu Menegaskan kami minta secepat nya masalah ini di selesaikan dengan mufakat sebelum ada pihak yang berwajib memproses dugaan penyimpangan secara hukum.
Kami anggota kelompok sangat kecewa, sejak dari kelompok kami mengusulkan sampai barang ini di exsekusi dan menjadi sebuah pendapatan warga , ternyata hanya di nikmati segelintir orang di luar kelompok.
tidak sesuai dengan program Bapak presiden prabowo subianto,” tegas Sata.
Menurut Sata, ayam petelur merupakan penunjang ketahanan pangan melalui pemerintah daerah atau desa, seperti program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI ) yang bertujuan memberdayakan masyarakat, terutama keluarga prasejahtera, melalui penyediaan modal, bibit ayam, dan pendampingan untuk beternak ayam petelur guna meningkatkan pendapatan dan ketahanan pangan masyarakat,” jelasnya.
“Program ini melibatkan penyertaan modal dari APBD, APBDes, atau Dana Desa, serta kerja sama dengan mitra strategis, untuk membangun kemandirian ekonomi komunitas atau Kelompok.
Tapi sayang program ini tidak seindah apa yang di harapkan warga.
Tentu nya dalam hal ini kami minta kepada distanak kayong utara menyerahkan kandang ayam petelur dan perlengkapan lain nya kepada kelompok usaha Bersama satu,” ungkap Sata.














