Bengkayang, Kalbar – Crimehanternews.com Dampak kemarau panjang yang berlangsung bersamaan dengan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai dirasakan masyarakat. Menjawab kebutuhan tersebut, Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., bersama Tim Satgas Ops Aman Nusa II dan Tim Satgas Karhutla Kecamatan Bengkayang menyalurkan 6.000 liter air bersih kepada warga Komplek Bajenx Residence, Kelurahan Bumi Emas, Sabtu (5/9/2026) sore.

Air bersih tersebut didistribusikan menggunakan kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC) Polres Bengkayang. Bantuan ini ditujukan untuk membantu warga yang mengalami keterbatasan pasokan air akibat kemarau berkepanjangan.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab turun langsung dalam kegiatan tersebut bersama Wakapolres Kompol Suparwoto, S.I.P., para pejabat utama Polres Bengkayang, personel Sat Samapta, BKO Brimob Mabes Polri ,Polsek Bengkayang, serta pengurus Bhayangkari Cabang Bengkayang.
Tidak hanya mendistribusikan air, Ketua Bhayangkari Cabang Bengkayang Ny. Rara Syahirul Awab bersama pengurus juga membagikan masker kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap Karhutla.
Kapolres Bengkayang mengatakan, distribusi air bersih merupakan bagian dari langkah kemanusiaan Polres Bengkayang dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau panjang dan Karhutla.
“Selama kurang lebih satu bulan ini kita mengalami bencana Karhutla dan saat ini sudah memasuki status tanggap darurat. Kemarau panjang tentunya dapat menyebabkan kekeringan sehingga masyarakat mengalami kekurangan air bersih,” ujar AKBP Syahirul Awab.
Menurutnya, penanganan kondisi tersebut dilakukan secara menyeluruh melalui langkah preemtif, preventif hingga represif. Distribusi air bersih menjadi salah satu langkah preventif untuk membantu masyarakat sekaligus menghadapi dampak kemarau yang berkepanjangan.
“Kegiatan bagi-bagi air bersih ini merupakan bagian dari kegiatan preventif. Polres Bengkayang akan terus melaksanakannya secara berkelanjutan untuk membantu masyarakat yang sangat membutuhkan pasokan air bersih,” katanya.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadapi kondisi tersebut dengan tetap menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap.
“Kita berharap situasi ini dapat segera kita kendalikan dan kelola dengan baik. Mari kita berdoa bersama agar hujan segera turun, asap semakin menipis dan kita kembali dapat menghirup udara yang segar dan normal,” tuturnya.
Bagi warga Bajenx Residence, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari selama krisis air bersih, sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang menghadapi dampak kemarau dan Karhutla.
Polres Bengkayang memastikan pendistribusian air bersih akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan menyasar masyarakat yang membutuhkan pasokan air di tengah kondisi kemarau panjang.
Red/Edy S
Sumber/Humas




















