Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Polri

Karhutla dan Kemarau Picu Krisis Air, Polres Bengkayang dan BPBD Salurkan Air Bersih dan Bansos ke Warga

155
×

Karhutla dan Kemarau Picu Krisis Air, Polres Bengkayang dan BPBD Salurkan Air Bersih dan Bansos ke Warga

Sebarkan artikel ini

Bengkayang, Kalbar – Crimehanternews.com Kemarau panjang yang berlangsung berbulan-bulan membuat sebagian masyarakat di Kabupaten Bengkayang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut menjadi perhatian Polres Bengkayang bersama Pemerintah Kabupaten Bengkayang dengan menyalurkan air bersih kepada warga Selense, RT 010/RW 005, Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang, Senin (7/9/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Mujahidin Bengkayang tersebut dilakukan Tim Satgas Karhutla Kecamatan Bengkayang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang sebagai bagian dari upaya penanganan dampak kemarau panjang dan Karhutla.

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bengkayang Ny. Rara Syahirul Awab, Wakapolres Bengkayang Kompol Suparwoto, S.I.P., Kepala BPBD Kabupaten Bengkayang Dwi Bertha Meilani, S.E., M.M., jajaran PJU Polres Bengkayang, personel TNI, Damkar, pengurus Bhayangkari Cabang Bengkayang serta unsur terkait hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Kapolres Bengkayang mengatakan, kondisi Karhutla yang berlangsung sekitar satu bulan telah memasuki situasi darurat bencana. Ditambah kemarau berkepanjangan, kondisi tersebut turut berdampak pada ketersediaan air bagi masyarakat.

“Selama kurang lebih satu bulan kita menghadapi bencana Karhutla dan saat ini memasuki tahap darurat bencana. Kemarau panjang juga menyebabkan masyarakat mengalami kekurangan air, termasuk kebutuhan air untuk kehidupan sehari-hari,” ujar AKBP Syahirul Awab.

Menurutnya, pendistribusian air bersih merupakan bagian dari langkah preventif dalam menghadapi dampak kemarau berkepanjangan. Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan berbagai langkah penanganan Karhutla, mulai dari preemtif, preventif hingga represif.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Bengkayang Dwi Bertha Meilani menyampaikan bahwa warga Selense telah mengalami krisis air selama kurang lebih tiga bulan. Persoalan tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak PDAM Kabupaten Bengkayang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain mendistribusikan air bersih, Kapolres Bengkayang bersama rombongan juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga yang terdampak Karhutla dan mengalami kesulitan akibat kondisi kemarau.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang terdampak langsung oleh kondisi lingkungan akibat kemarau panjang dan Karhutla.

Kapolres Bengkayang berharap situasi Karhutla dan kabut asap dapat segera terkendali sehingga masyarakat kembali dapat menjalani aktivitas dengan kondisi udara yang lebih sehat.

“Kita berdoa bersama semoga situasi ini segera berlalu, asap semakin menipis dan kita kembali dapat menghirup udara yang segar dan normal. Untuk sementara, mari tetap gunakan masker dan jaga kesehatan,” pesannya.

Polres Bengkayang bersama stakeholder terkait juga memastikan upaya penanganan Karhutla dan dampaknya terhadap masyarakat akan terus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar warga yang terdampak.

Red/Edy s

Sumber/Humas

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *