Bengkayang, Kalbar – Crimehanternews.com Titik api terdeteksi di kawasan Gunung Payung, Jalan Benawan, RT 017/RW 009, Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 15.45 Wib. Mendapat informasi tersebut, Tim Satgas Karhutla Kecamatan Bengkayang bersama Satgas Ops Aman Nusa II Polres Bengkayang dan Satgas Karhutla Kabupaten Bengkayang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Medan yang berada di kawasan perbukitan membuat proses pemadaman tidak mudah. Petugas harus berjalan dan mendaki Gunung Payung untuk mencapai titik api. Kondisi angin yang cukup kencang juga menjadi tantangan karena dapat membuat kobaran api dengan cepat merambat ke area lainnya.
Di tengah upaya tersebut, Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., turut turun langsung ke lokasi. Kapolres bersama personel gabungan bahu-membahu berjibaku memadamkan api hingga ke titik yang terbakar.
Wakapolres Bengkayang, Kapolsek Bengkayang, Lurah Bumi Emas, serta jajaran terkait juga berada di lokasi untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal.
Pemadaman melibatkan unsur TNI-Polri, BPBD, Damkar Bengkayang, BKO Brimob Mabes Polri, relawan pemadam kebakaran serta masyarakat sekitar. Kendaraan taktis AWC Satsamapta juga dikerahkan untuk mendukung upaya penanganan Karhutla.
Berkat kesigapan dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dikendalikan. Sekitar pukul 17.30 WIB, kebakaran mulai berangsur padam. Hujan yang turun di lokasi turut membantu proses pendinginan sehingga potensi api kembali menyala dapat diminimalkan.
Kebakaran tersebut diperkirakan menghanguskan lahan seluas sekitar ¼ hektare. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penanganan lebih lanjut.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengatakan, kecepatan dalam merespons setiap informasi titik api menjadi hal penting untuk mencegah Karhutla meluas.
“Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak menuju lokasi. Medan yang cukup sulit dan kondisi angin menjadi tantangan, namun dengan kerja sama seluruh unsur, api dapat segera dipadamkan,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan, patroli dan pemantauan titik rawan Karhutla akan terus ditingkatkan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila melihat munculnya titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
“Jangan menunggu api membesar. Setiap informasi dari masyarakat sangat penting agar petugas dapat segera melakukan penanganan dan mencegah api meluas,” pungkasnya.
Red/Edy S
Sumber/Humas




















