Mempawah 25 November 2025, senimahanter.id news
Sebuah proyek jalan senilai Rp 179,57 juta di Kecamatan Sungai Pinyuh, Desa Galang, Kabupaten Mempawah, Kalbar, menjadi sorotan publik. Menurut pemantauan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI), kerusakan pada jalan itu muncul hanya 10 hari setelah selesai dikerjakan.
Temuan ini menimbulkan dugaan bahwa pengerjaan tidak memenuhi standar teknis dan spesifikasi yang diperlukan. AWI menilai, kerusakan secepat itu sudah berlubang apalagi dengan anggaran sebesar 179 juta tidak mungkin terjadi jika material dan pekerjaan sesuai kualitas.
Lebih jauh, AWI mendesak Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Provinsi Kalimantan Barat dan Inspektorat untuk segera melakukan audit fisik dan administrasi. Menurut AWI, kerusakan begitu cepat bukan sekadar kegagalan teknis, tapi juga bisa jadi tanda lemahnya pengawasan internal dari instansi yang berwenang.
“Jika proyek dengan anggaran sebesar ini dibiarkan rusak hanya dalam beberapa hari, maka ada persoalan serius yang tidak boleh ditutup-tutupi kata perwakilan AWI.
Tim AWI menyatakan akan terus melakukan pemantauan. Jika nanti terungkap indikasi penyimpangan atau pelanggaran teknis yang disengaja, mereka siap membawa temuan itu ke aparat penegak hukum. Kadis dan Kabid saat di konfirmasi Via WA belum memberikan penjelasan resmi terkait proyek jalan PSU Rabat Beton yang terkesan asal jadi ungkap tim AWI.
Z




















