Crimehanternews.com -Sanggau – Denyut kehidupan di kawasan Muara Kantu, Minggu (3/5/2026), terasa berbeda. Sejak pagi buta, ratusan warga mulai memadati area Car Free Day (CFD) yang menjadi titik berkumpulnya masyarakat. Di tengah latar megah tulisan “Kawasan Istana Surya Negara”, semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat berpadu dalam satu momen: senam massal bersama IOSKI Kabupaten Sanggau.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas olahraga biasa. Di balik gerakan yang serempak dan musik yang menghentak, tersimpan pesan kuat tentang pentingnya kesehatan, solidaritas, dan kebangkitan ruang publik. IOSKI (Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia) Kabupaten Sanggau tampil sebagai motor penggerak, menghadirkan energi positif yang menyebar ke seluruh penjuru lokasi CFD.

Sorotan utama tertuju pada sosok Ketua IOSKI Sanggau, Eva Oktavianti, yang turun langsung memimpin jalannya senam. Dengan penuh percaya diri dan energi yang tak surut, ia berdiri di barisan depan, memandu ratusan peserta yang mengikuti setiap gerakan dengan penuh antusias. Kehadirannya bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi juga simbol semangat hidup sehat yang ingin ditularkan kepada masyarakat luas.

Dari pantauan di lapangan, peserta yang hadir tidak hanya didominasi kalangan ibu-ibu, tetapi juga anak-anak, remaja, hingga kaum pria. Mereka berbaur tanpa sekat, bergerak dalam satu irama, menciptakan pemandangan yang mencerminkan kekompakan dan kebersamaan warga Sanggau.
Namun, di balik kemeriahan itu, muncul pula sorotan terhadap pentingnya konsistensi kegiatan seperti ini. Sejumlah warga berharap CFD tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar dikelola secara berkelanjutan dan lebih terorganisir. Mereka menilai, potensi Muara Kantu sebagai pusat aktivitas masyarakat sangat besar jika didukung dengan penataan yang maksimal.

“Kalau rutin dan lebih tertata, ini bisa jadi ikon kebanggaan Sanggau. Bukan cuma olahraga, tapi juga menggerakkan ekonomi warga,” ungkap salah satu peserta.
Memang, selain senam massal, kawasan CFD juga dipadati pedagang kaki lima yang menjajakan berbagai kuliner. Aktivitas ini secara tidak langsung memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat kecil. Namun demikian, penataan lapak dan kebersihan lingkungan menjadi catatan penting agar kawasan ini tetap nyaman dan tertib.
Kegiatan senam bersama IOSKI ini seolah menjadi bukti bahwa ruang publik bisa hidup jika ada sinergi antara komunitas dan masyarakat. Energi yang tercipta di Muara Kantu pagi itu bukan sekadar keringat, tetapi juga harapan akan Sanggau yang lebih sehat, aktif, dan solid.
Dengan kepemimpinan langsung dari Eva Oktaviani, IOSKI Sanggau menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi gerakan sosial yang kuat. Bukan hanya menggerakkan tubuh, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan kebersamaan.
CFD Muara Kantu hari itu bukan hanya tentang senam. Ia adalah cerminan wajah masyarakat Sanggau- hidup, bergerak, dan penuh semangat. Tinggal bagaimana komitmen semua pihak untuk menjaga api ini tetap menyala, bukan hanya hari ini, tetapi untuk seterusnya.
Ads.




















