Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NasionalTerkini

“Air Kehidupan Terancam! Ketua Komisi III DPRD Sanggau Desak APH Tindak Tegas PETI di Kapuas–Sekayam”

357
×

“Air Kehidupan Terancam! Ketua Komisi III DPRD Sanggau Desak APH Tindak Tegas PETI di Kapuas–Sekayam”

Sebarkan artikel ini

Crimehanternews.com – Sanggau

Ancaman serius terhadap sumber kehidupan masyarakat kembali mencuat. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sanggau, Yeremias Marselinus yang akrab disapa Bang Kocan, melontarkan peringatan keras terkait maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kapuas dan Sungai Sekayam.

Menurutnya, aktivitas ilegal tersebut bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan sudah berada pada tahap mengancam keberlangsungan hidup masyarakat luas. Pasalnya, kedua sungai tersebut merupakan sumber air baku bagi PDAM serta kebutuhan sehari-hari warga Kabupaten Sanggau.

“PETI itu berada di Sungai Kapuas dan Sekayam. Padahal sungai tersebut adalah sumber air bagi PDAM dan masyarakat Sanggau. Ini menyangkut kehidupan,” tegas Bang Kocan.

Ia menekankan bahwa air merupakan kebutuhan vital yang tidak tergantikan. Jika aktivitas PETI terus dibiarkan tanpa penindakan tegas, dampaknya akan meluas—mulai dari pencemaran lingkungan hingga ancaman kesehatan masyarakat.

“Air itu sumber kehidupan. Kalau ini tidak diindahkan, saya kira pihak APH harus bertindak tegas, tangkap pelakunya dan musnahkan alat-alatnya,” ujarnya lantang.

Tak hanya itu, Bang Kocan juga menyoroti dugaan keterlibatan pelaku dari luar daerah yang dinilai semakin memperparah kerusakan lingkungan di wilayah tersebut. Kehadiran mereka disebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak sumber daya vital masyarakat lokal.

“Apalagi kalau yang dari luar Kabupaten Sanggau. Mereka merusak air kehidupan bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia mengingatkan bahwa sungai memiliki peran krusial dalam kehidupan masyarakat—bukan hanya sebagai aliran air, tetapi sebagai pusat aktivitas harian seperti mandi, mencuci, hingga sumber air minum.

“Sungai itu dipakai masyarakat untuk mandi dan minum. Kalau dirusak, dampaknya sangat besar,” tegasnya kembali.

Desakan pun dilayangkan kepada aparat penegak hukum agar tidak lagi menunda langkah konkret. Penertiban menyeluruh terhadap aktivitas PETI dinilai harus segera dilakukan, termasuk membongkar jaringan pelaku hingga ke akar-akarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak aparat terkait langkah penanganan di lapangan. Namun, tekanan dari legislatif ini dipastikan akan mengguncang perhatian publik dan mendorong penegakan hukum yang lebih nyata dan berkelanjutan.

Tim investigasi Crimehanternews.com akan terus memantau perkembangan di lapangan.

Ads.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *