Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Terkini

Instalasi Listrik Dipertanyakan, Sambungan Kabel Diduga Tak Sesuai Standar Keselamatan

772
×

Instalasi Listrik Dipertanyakan, Sambungan Kabel Diduga Tak Sesuai Standar Keselamatan

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Crimehanternews.com – Bengkayang, [21/2/2026] – Kondisi instalasi listrik di sejumlah titik wilayah Kabupaten Bengkayang menjadi sorotan warga. Pasalnya, ditemukan sambungan kabel listrik yang berada di ruang terbuka dan hanya dibalut isolasi, sehingga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Oplus_131072

Pantauan di lapangan pada Sabtu (21/2/2026) menunjukkan adanya sambungan kabel berwarna hitam yang tidak dilengkapi pelindung standar. Kondisi tersebut dikeluhkan warga Dusun Jungkung, Desa Sumber Karya, Kecamatan Teriak.

Salah seorang warga, Dunggut (50), mengaku khawatir dengan pemasangan kabel yang dinilainya tidak sesuai dengan standar keselamatan instalasi listrik.

“Sambungan kabel hitam itu hanya dibalut isolasi biasa. Setahu kami, itu tidak sesuai standar keamanan instalasi listrik, apalagi posisinya berada di tempat terbuka,” ujarnya kepada awak media.

Oplus_131072

Keluhan serupa juga disampaikan warga di kawasan Selense, Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang. Ambek (57) menyebut sambungan kabel tersebut bahkan menempel langsung di atap seng rumahnya, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan risiko korsleting maupun sengatan listrik.

“Saya sangat khawatir. Kalau isolasinya rusak atau bocor, bisa berbahaya. Kabel itu menempel di atap seng rumah saya. Kami takut terjadi korsleting atau setrum listrik,” ungkapnya.

Warga menilai sambungan kabel listrik yang hanya dibalut isolasi tanpa pelindung tambahan atau kotak sambungan khusus sangat berisiko, terutama saat terkena panas matahari dan hujan. Kondisi tersebut diduga tidak memenuhi standar keselamatan instalasi kelistrikan yang berlaku.

Selain itu, muncul dugaan adanya kelalaian dalam proses pengerjaan di lapangan. Warga menduga pekerjaan instalasi tersebut kemungkinan dilakukan oleh vendor atau pihak ketiga yang kurang memperhatikan aspek keselamatan kerja.

“Kalau memang dikerjakan oleh vendor, seharusnya ada pengawasan ketat. Jangan sampai pengerjaan asal jadi yang justru membahayakan warga,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Sebelumnya, pihak media telah melaporkan persoalan ini kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) Bengkayang sekitar dua minggu lalu, khususnya terkait pemasangan kabel di wilayah Selense. Saat itu, pihak terkait menyatakan akan melakukan pengecekan di lapangan.

Namun hingga berita ini diterbitkan, warga mengaku belum melihat adanya perbaikan atau tindakan nyata terhadap sambungan kabel yang dipersoalkan tersebut.

Masyarakat berharap PLN Bengkayang segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap instalasi listrik yang ada, termasuk meninjau kembali pekerjaan vendor atau pihak ketiga apabila memang dilibatkan dalam proses pemasangan.

“Kami hanya ingin keselamatan kami diperhatikan. Jangan sampai harus ada korban terlebih dahulu baru dilakukan tindakan,” tegas warga.

Warga berharap pelayanan listrik negara tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga menjamin keamanan dan keselamatan seluruh masyarakat pengguna listrik.

Aris

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *