Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Daerah

Masyarakat Perbatasan Entikong Harapkan Pintu Perbatasan Dibuka Kembali Demi Hidupkan Perekonomian Lokal

368
×

Masyarakat Perbatasan Entikong Harapkan Pintu Perbatasan Dibuka Kembali Demi Hidupkan Perekonomian Lokal

Sebarkan artikel ini

Crimehanternews.com – Entikong, Sanggau, 30 Oktober 2025 – Harapan besar kini kembali disuarakan oleh masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, khususnya di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Mereka berharap agar pintu perbatasan Entikong dapat dibuka kembali secara penuh untuk mendukung kebangkitan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan, yang selama ini mengalami keterpurukan akibat pembatasan aktivitas lintas negara.

Sejak diberlakukannya pembatasan lintas batas beberapa waktu lalu, roda perekonomian warga setempat berjalan tersendat. Aktivitas perdagangan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat mengalami penurunan drastis. Banyak pelaku usaha kecil dan menengah yang menggantungkan hidup pada arus barang dan jasa dari Malaysia kini kesulitan beroperasi secara normal.

“Masyarakat di sini sangat bergantung pada aktivitas perdagangan di perbatasan. Kalau pintu perbatasan tertutup atau dibatasi, ekonomi kami ikut mati,” ungkap salah seorang warga Entikong kepada wartawan, Kamis (30/10/2025).

Menurut warga lainnya, pembatasan lintas batas tidak hanya memengaruhi sektor perdagangan, tetapi juga berdampak langsung terhadap lapangan pekerjaan. Banyak tenaga kerja lokal yang sebelumnya bekerja di sektor jasa, transportasi, dan perdagangan antarnegara kini kehilangan penghasilan.

“Kalau perbatasan dibuka kembali seperti dulu, banyak lapangan kerja bisa muncul lagi. Kami bisa jual hasil pertanian, buka usaha kuliner, jasa transportasi, dan banyak hal lain,” ujarnya dengan penuh harap.

Situasi ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat perbatasan yang selama ini berperan sebagai garda terdepan hubungan sosial dan ekonomi antara Indonesia dan Malaysia. Mereka menilai pembukaan kembali perbatasan secara penuh bukan hanya soal mobilitas warga, tetapi juga menyangkut keberlanjutan ekonomi, kesejahteraan, serta stabilitas sosial di kawasan strategis tersebut.

Masyarakat pun mendesak agar pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan instansi terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengembalikan fungsi optimal perbatasan Entikong sebagai gerbang ekonomi dan perdagangan internasional.

Sebagai salah satu pos lintas batas negara (PLBN) terbesar dan tertua di Kalimantan Barat, Entikong memiliki peran vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan. Pintu perbatasan ini menjadi jalur utama bagi arus barang, jasa, dan mobilitas masyarakat antara Indonesia dan Malaysia.

Dengan dibukanya kembali perbatasan secara penuh, diharapkan roda perekonomian masyarakat perbatasan dapat kembali berputar, peluang kerja meningkat, dan hubungan antarnegara di bidang ekonomi maupun sosial semakin erat. Masyarakat yakin, jika kebijakan pembukaan penuh segera direalisasikan, Entikong akan kembali hidup sebagai pusat aktivitas ekonomi dan perdagangan yang dinamis di jantung Kalimantan Barat.

 

Ads

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *