Kubu Raya – Crimehanternews.com, Kondisi jalan Pasar Alas Kasuma yang berada di Dusun Karya Dua, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat,
kini rusak berat dan memprihatinkan. Jalan tersebut mengalami kerusakan parah dengan aspal yang terkelupas, menyisakan batu dan kerikil yang bertimbulan di sepanjang badan jalan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan diperkirakan mencapai kurang lebih 2 kilometer. Aspal yang sudah lama tidak diperbaiki kini banyak yang terkelupas, sehingga menyulitkan pengguna jalan, terutama kendaraan roda empat bermuatan berat seperti pengangkut kayu, TBS kelapa sawit, dan hasil pertanian lainnya.
Menurut keterangan warga Dusun Karya Dua, jalan tersebut sudah lama tidak tersentuh perbaikan. Akibatnya, arus lalu lintas sering mengalami kemacetan total, terlebih saat kendaraan besar melintas.
Kondisi ini juga sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan dikhawatirkan akan menimbulkan banyak korban jika tidak segera ditangani.
Warga menyampaikan keluhan ini kepada Reporter Crimehanternews.com dan berharap Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang (PUPR), segera melakukan perbaikan jalan tersebut. Masyarakat menilai jalan ini sangat vital karena menjadi akses utama keluar masuk warga dalam mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, warga juga mengingatkan janji pemerintah daerah saat masa kampanye lalu yang menyatakan akan segera membangun dan memperbaiki jalan-jalan rusak, termasuk jalan di wilayah mereka.
Kini tahun telah memasuki 2025, namun perbaikan belum juga direalisasikan. Warga pun mempertanyakan ke mana alokasi anggaran tahun 2025 yang seharusnya digunakan untuk pembangunan jalan tersebut.
“Jalan ini sangat penting bagi kami. Kalau rusak seperti ini, aktivitas ekonomi masyarakat jadi terhambat. Kami berharap pemerintah segera turun tangan sebelum terjadi korban,” ungkap salah satu warga Dusun Karia Dua.
Masyarakat berharap agar pemerintah daerah tidak menunda lagi perbaikan hingga anggaran tahun 2026, mengingat kondisi jalan yang sudah sangat mendesak untuk diperbaiki demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga.
Pewarta : Nasrun MT

















